Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia XII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia XII. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

CERPEN

Cerpen merupakan genre sastra yang jauh lebih muda usianya dibandingkan dengan puisi dan novel. Tonggak penting sejarah penulisan cerpen di Indonesia dimulai Muhamad Kasim dan Suman Hasibuan pada awal 1910-an

Cerpen merupakan cerita yang pendek, hanya mengisahkan satu peristiwa (konflik tunggal), tetapi menyelesaikan semua tema dan persoalan secara tuntas dan utuh. Awal cerita (opening) ditulis secara menarik dan mudah diingat oleh pembacanya. Kemudian, pada bagian akhir cerita (ending) ditutup dengan suatu kejutan (surprise).

UNSUR-UNSUR INTRINSIK PROSA CERITA

Yang dimaksud unsur-unsur intrinsik adalah unsur-unsur pembangun karya sastra yang dapat ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri. Sedangkan yang dimaksud analisis intrinsik adalah mencoba memahami suatu karya sastra berdasarkan informasi-informasi yang dapat ditemukan di dalam karya sastra aitu atau secara eksplisit terdapat dalam karya sastra. Hal ini didasarkan pada pandangan bahwa suatu karya sastra menciptakan duianya sendiri yang berberda dari dunia nyata. Segala sesuatu yang terdapat dalam dunia karya sastra merupakan fiksi yang tidak berhubungan dengan dunia nyata. Karena menciptakan dunianya sendiri, karya sastra tentu dapat dipahami berdasarkan apa yang ada atau secara eksplisit tertulis dalam teks tersebut.Pada umumnya para ahli sepakat bahwa unsur intrinsik terdiri daria. Tokoh dan

Tokoh, Penokohan, Dan Titik Bidik

Sebuah cerita--cerpen, cerber, novellet ataupun novel,--merupakan bagian dari karya sastra dalam bentuk prosa yang mempunyai unsur-unsur pembentuk yang disebut sebagai :
1. Unsur Ekstrinsik
Adalah hal-hal yang menginspirasi & mempengaruhi karya sastra secara keseluruhan, yang meliputi : latar belakang kehidupan penulis, keyakinan & pandangan hidup penulis, adat istiadat yang berlaku pada saat itu, situasi politik, sejarah, ekonomi, dan lain-lain.
2. Unsur Intrinsik